Informasi beasiswa Bidik Misi Tahun 2014 bisa dilihat di menu BEASISWA dan portal http://akademik.stain-pekalongan.ac.id
Ujian Tengah Semester Ganjil Tahun Akademik 2014/2015 akan dilaksanakan mulai tanggal 20 Oktober 2014
Informasi Beasiswa/Pelatihan India Tahun 2014-2015 bisa dilihat di Menu BEASISWA
Informasi CPNS STAIN Pekalongan selengkapnya bisa dilihat di portal http://kepegawaian.stain-pekalongan.ac.id

STAIN Pekalongan

Organisasi

There are no translations available.

  1. Kedudukan, Tugas, dan Fungsi
    1. STAIN adalah perguruan tinggi di lingkungan Departemen Agama dan dipimpin oleh Ketua yang bertanggung jawab kepada Menteri. Pembinaan STAIN secara fungsional dilaksanakan oleh Direktur Jenderal.
    2. STAIN bertugas:
      1. Menyelenggarakan program pendidikan akademik dan atau profesional dalam bidang ilmu agama Islam dan ilmu lain yang terkait dalam rangka menghasilkan lulusan yang berkualitas, berdaya saing tinggi, dan bermanfaat bagi masyarakat.
      2. Melakukan penelitian dalam bidang ilmu agama Islam dan ilmu lain yang terkait, dalam rangka menghasilkan hasil penelitian yang berkualitas dan bermanfaat bagi pengembnagan ilmu pengetahuan dan/atau pemecahan masalah di masyarakat.
      3. Melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka menyumbangkan manfaat hasil pendidikan dan penelitian.
    3. Dalam melaksanakan tugas, STAIN menyelenggarakan fungsi:
      1. Perumusan kebijaksanaan dan perencanaan program.
      2. Penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran, penelitian, pengembangan ilmu pengetahuan agama Islam dan seni, serta pengabdian kepada masyarakat.
      3. Pembinaan sivitas akademika dan hubungan akademis ilmiah dan sosial sesuai dengan lingkungannya.
      4. Pelaksanaan kerjasama Sekolah tinggi dengan dengan perguruan tinggi dan/atau lembaga-lembaga lain dalam dan luar negeri, dan
      5. Pelaksanaan kegiatan pelayanan administrasif.
    4. Susunan organisasi STAIN terdiri dari:
      1. Ketua dan Wakil Ketua.
      2. Senat Sekolah Tinggi.
      3. Jurusan.
      4. Pascasarjana
      5. Pusat Penelitian dan pengabdian kepada Masyarakat.
      6. Pusat Penjaminan Mutu
      7. Kelompok Dosen.
      8. Bagian Administrasi Umum, Akademik dan Keuangan.
      9. Unit Pelaksana Teknis meliputi:
        1. Perpustakaan
        2. Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data
        3. Pengembangan Bahasa, dan
      10. Lembaga Nonstruktural.
  2. Ketua dan Pembantu Ketua
    1. Ketua adalah pembantu Menteri dalam penyelenggaraan Tridarma Perguruan Tinggi.
    2. Ketua adalah penanggungjawab utama Sekolah Tinggi.
    3. Ketua bertanggungjawab atas:
      1. Tercapainya visi, misi, dan tujuan Sekolah tinggi, dan
      2. Tercapainya standar mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang ditetapkan.
    4. Dalam melaksanakan tugas, Ketua dibantu oleh pembantu ketua yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Ketua.
    5. Wakil Ketua terdiri dari:
      1. Wakil Ketua Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga yang mempunyai tugas membantu Ketua dalam bidang akademik dan pengembanga nlembaga;
      2. Wakil Ketua Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan yang mempunyai tugas membantu Ketua dalam memimpin pelaksanaan kegiatan bidang administrasi umum, perencanaan, dan keuangan; serta
      3. Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama yang mempunyai tugas membantu Ketua dalam bidang kemahasiswaan dan kerjasama.
  3. Senat
    1. Senat merupakan badan normatif dan perwakilan tertinggi di Sekolah Tinggi.
    2. Senat mempunyai tanggungjawab untuk mempertahankan dan meningkatkan standar mutu akademik Sekolah Tinggi.
    3. Senat mempunyai tugas:
      1. Merumuskan kebijakan akademik dan pengembangan STAIN.
      2. Memberikan pertimbangan teknis terhadap pelaksanaan kebijakan akademik dan pengembangan Sekolah Tinggi, termasuk akreditasi internal Sekolah Tinggi dalam hal pembukaan dan/atau penutupan Jurusan/Program Studi yang telah ditetapkan senat.
      3. Merumuskan kebijakan penilaian prestasi akademik dan kecakapan serta kepribadian sivitas akademika.
      4. Merumuskan norma dan tolok ukur penyelenggaraan perguruan tinggi.
      5. Mmemberikan pertimbangan dan persetujuan atas Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah Tinggi yang diajukan oleh ketua.
      6. Mmemberikan pertimbangan atas calaon Ketua yang diajukan kepada Menteri untuk diangkat menjadi Ketua.
      7. Memberiak pertimbangan mengenai para calon Pembantu Ketua yang diajukan untuk diangkat menjadi PembantuKetua.
      8. Menilai pertangungjawaban Ketua atas pelaksanaan kebijakan yang telah ditetapkan.
      9. Merumuskan peraturan pelaksanaan kebebasan akademik dan otonomi keilmuan pada Sekolah Tinggi, dan
      10. Menegakkan norma-norma ynag berlaku bagi sivitas akademika.
    4. Senat terdiri atas Guru Besar, Ketua, Pembantu Ketua, Ketua Jurusan, wakil dosen, dan unsurlain yang ditetapkan senat.
    5. Anggota senat dari unsur lain  adalah individu atau tokoh masyarakat yang mampu memberikan sumbangan yang berarti bagi peningkatan mutu Sekolah tinggi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
    6. Jumlah anggota senat dari unsur lain sebanyak-banyaknya 2 (dua) orang.
    7. Unsur wakil dosen adalah 1 (satu) orang dosen biasa per Jurusan/Program Studi yang tidak menduduki jabtan struktural, Nonstruktural, atau Guru Besar.
    8. Anggota senat wakil dosen sekurang-kurangnya menduduki jabatan lektor kepala.
    9. Masa jabatan anggota senat dari unsur wakil dosen dan unsur lainnya adalah 4 (empat) tahun.
    10. Pemilihan wakil dosen dilakukan dengan pemilihan langsung oleh seluruh dosen biasa pada Jurusan/Program Studi yang bersangkutan.
    11. Senat diketuai oleh Ketua dan didampingi oleh seorang sekretaris yang dipilih di antara para anggota senat.
    12. Dalam melaksanakan tugasnya, Senat dapat membentuk komisi-komisi yang beranggotakan anggota Senat dan apabila dianggap perlu ditambah anggota dari unsur lain.
    13. Senat dapat menyelenggrakan rapat-rapat khusus sesuai dengan bidang/pokok pembahasan tertentu.
    14. Pengambilan keputusan dalam rapat Senat dilakukan melalui musyawarah mufakat atau melalui pemungutan suara.
    15. Senat bersidang sekurang-kurangnya dua kali dalam setahun.
  4. Jurusan dan Program Studi
    Jurusan
    1. Jurusan adalah unsur pelaksana akademik Sekolah Tinggi yang melaksanakan sebagian tugas dan fungsi Sekolah Tinggi yang menjadi tanggung jawab ketua.
    2. Jurusan dipimpin oleh Ketua Jurusan yang diangkat dan bertanggung jawab langsung kepada Ketua.
    3. Dalam melaksanakan tugas, Ketua Jurusan dibantu oleh seorang sekretaris.
    4. Jurusan mempunyai tugas menghasilkan lulusan yang bermutu dan berdaya saing tinggi dalam satu bidang atau seperangkat cabang ilmu pengetahuan, ilmu Agama Islam, teknologi dan/atau seni.
    5. Susunan organisasi jurusan terdiri dari:
      1. Ketua dan Sekretaris Jurusan.
      2. Program Studi.
      3. Laboratorium/studio, dan
      4. Dosen.
    Program Studi
    1. Program Studi adalah pelaksana akademik pada tingkat jurusan dalam disiplin ilmu tertentu.
    2. Program studi dipimpin oleh seorang Ketua yang dibantu oleh staf, dan bertanggung jawab kepada Ketua Jurusan.
    3. Dalam hal Jurusan hanya memiliki satu Program Studi, maka Ketua Jurusan merangkap sebagai Ketua Program Studi.
    4. Untuk menjaga dan meningkatkan mutu akademik lulusan, Ketua Jurusan/Program Studi membentuk tim akademik yang bertanggung jawab kepada Ketua Jurusan/Program Studi dan berkoordinasi dengan Pusat Penjamin Mutu Akademik.
    Laboratorium/Studio
    1. Laboratorium/Studio adalah perangkat penunjang pendidikan pada Jurusan dalam pendidikan akademik, profesi dan/atau vokasi yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Ketua Jurusan.
    2. Laboratorium/Studio dipimpin oleh seorang dosen yang keahliannya telah memenuhi persyaratan tertentu.
    3. Penambahan dan penutupan Laboratorium/Studio pada setiap Jurusan ditetapkan oleh Ketua, setelah mendapat persetujuan senat.
  5. Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
    1. Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat adalah unsur pelaksana sebagian tugas dan fungsi Sekolah tinggi di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
    2. Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dipimpin oleh seorang kepala yang bertanggung jawab langsung kepada Ketua.
    3. Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat bertanggung jawab atas mutu hasil penelitian dan efektifitas kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat yang dipimpinnya.
    4. Dalam melaksanakan tugasnya, Kepala Pusat dibantu oleh seoang sekretaris.
    5. Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan, mengkoordinasikan, mengembangkan, memantau, dan menilai pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat  serta  mengusahakan dan mengendalikan admin istrasi dan sumber daya yang diperlukan.
    6. Kelompok tenaga peneliti terdiri atas sejimlah anggota peneliti dalam jabatan fungsional di bidang penelitian.
    7. Arah penelitian ditujukan kepada pengkajian, penguatan, dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,  serta seni yang bernafaskan Islam.
    8. Hasil penelitian dan pengabdian didokumentasikan dan dapat dipublikasikan.
  6. Pusat Penjaminan Mutu
    1. Pusat Penjaminan Mutu adalah unit pelaksana teknis Sekolah Tinggi, dibidang pengendalian dan peningkatan mutu pendidikan, dipimpin oleh kepala yang diangkat oleh dan bertanggung jawab kepada Ketua.
    2. Pembinaan teknis Pusat Penjaminan Mutu dilakukan oleh Wakil Ketua I.
    3. Pusat Penjaminan Mutu mempunyai fungsi mengukur mutu hasil pendidikan, mendiagnosa kelemahan-kelemahan proses pendidikan, dan membantu Jurusan/Program Studi dalam peningkatan mutu pendidikan.
    4.  Kepala Pusat Penjaminan Mutu harus memenuhi persyaratan:
      1. Unsur tenaga akademik yang memiliki keahlian.
      2. Pengalaman akademik, dan
      3. Persyaratan lain yang ditetapkan Ketua.
G. Dosen
    1. Dosen adalah tenaga pendidik di lingkungan jurusan dan bertanggung jawab kepada Ketua.
    2. Dosen yang diangkat harus berkualifikasi sekurang-kurangnya lulusan strata dua (S-2).
    3. Jumlah dosen ditetapkan menurut kebutuhan dan beban kerja.
    4. Dosen terdiri dari: Jenis dan jenjang kepangkatan dosen diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
      1. dosen biasa.
      2. dosen luar biasa, dan
      3. dosen tamu.
    5. Dosen mempunyai tugas melaksanakan pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan bidang keahlian/ilmunya serta memberikan bimbingan kepada para mahasiswa di dalam proses pendidikannya.

H. Bagian Administrasi Umum, Akademik dan Keuangan

    1. Bagian Administrasi Umum, Akademik dan Keuangan adalah pelaksana administrasi yang mempunyai tugas melaksanakan administrasi umum, keuangan, perencanaan, organisasi, tata laksana kepegawaian,hukum dan perundang-undangan, serta administrasi akademik, kemahasiswaan, alumni, dan kerjasama
    2. Bagian Administrasi Umum, Akademik dan Keuangan dipimpin oleh seorang kepala yang bertanggung jawab keapada Ketua.
    3. Bagian Administrasi Umum, Akademik dan Keuangan terdiri atas beberapa subbagian, yang masing-masing dipimpin oleh seorang kepala subbagian, yang bertanggungjawab langsung kepada Kepala Bagian.
    4. Bagian Administrasi Umum, Akademik dan Keuangan mempunyai tugas menyelenggarakan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pelaporan di bidang administrasi akademik, kemahasiswaan, kepegawaian, keuangnan, data dan informasi, dan umum.
    5. Bagian Administrasi Umum, Akademik dan Keuangan terdiri atas :
      1. Subbagian Akademik Kemahasiswaan dan Alumni
      2. Subbagian Perencanaa , Keuangan dan Akuntansi
      3. Subbagian Administrasi Umum
    6. Subbagian Perencanaan, Keuangan  dan Akuntansi mempunyai tugas melaksanakan penyiapan penyusunan rencana, anggaran, perbendaharaan, verifikasi, akuntansi, sistem informasi manajemen danakuntansi barang miliknegara (SIMAK BMN), evaluasi, dan pelaporan.
    7. Subbagian Administrasi Umum mempunyai tugas melaksanakan penyiapan administrasi akademik, kemahasiswaan, alumni, dan kerjasama.
I. Unit Pelaksana Teknis
    1. Perpustakaan
      1. Perpustakaan adalah unit pelkasana teknis, dipimpin oleh kepala yang diangkat oleh dan bertanggung jawab langsung kepada Ketua.
      2. Struktur organisasi dan uraian tugas perpustakaan ditetapkan dengan keputusan Ketua.
      3. Pembinaan secara teknis perpustakaan dilakukan oleh Wakil Ketua I.
    2. Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data
      1. Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data adalah unit pelaksana teknis di bidang pengembangan sistem informasi Sekolah tinggi serta pendidikan dan layanan komputer, dipimpin oleh kepala yang diangkat oleh dan bertanggungjawab kepada Ketua.
      2. Struktur organisasi dan uraian tugas Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data ditetapkan dengan keputusan Ketua.
      3. Pembinaan secara teknis Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data dilakukan oleh Wakil Ketua II.
    3. Pengembangan Bahasa
      1. Pengembangan Bahasa adalah unit pelaksana teknis di bidang pendidikan bahasa, dipimpin oleh kepala yang diangkat oleh dan bertanggung jawab kepada Ketua.
      2. Struktur organisasi dan uraian tugas Pengembangan Bahasa ditetapkan dengan Keputusan Ketua..
      3. Pembinaan secara teknis Pengembangan Bahasa dilakukan oleh Wakil Ketua I.

J. Lembaga Nonstruktural

    1. Ketua dapat membentuk lembaga Nonstruktural yang merupakan bagian dari unsur penunjang, berupa lembaga atau bentuk lainnya sesuai dengan kebutuhan.
    2. Direktur Jenderal dapat menutup lembaga Nonstruktural yang dinilai tidak efektif dan tidak efisien, dan /atau tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan.